Zaman Mesozoikum disebut zaman sekunder (zaman hidup kedua) dan disebut juga zaman reptil sebab muncul reptil yang besar seperti Dinosaurus dan Atlantosaurus.
Istilah Mesozoikum (Bahasa Yunani: μεσο,
meso, “antara” dan ζωον, zoon, “hewan” atau berarti “hewan
pertengahan”) adalah salah satu dari tiga era geologi pada eon
Fanerozoikum. Pembagian waktu menjadi era ini diawali oleh Giovanni Arduino pada abad
ke-18, walaupun nama asli yang diberikannya untuk Mesozoikum adalah
Sekunder (menjadikan era modern menjadi Tersier). Era yang berlangsung
antara Paleozoikum dan Kenozoikum ini sering pula disebut Zaman
Kehidupan Pertengahan atau Zaman Dinosaurus, mengikuti nama fauna yang
dominan pada masa itu.
Zaman ini terbagi menjadi tiga.
a. Trias, terdapat kehidupan ikan, amfibi, dan reptil.
b. Jura, terdapat reptil dan sebangsa katak.
c. Calcium, terdapat burung pertama dan tumbuhan berbunga
Ikan yang hidup di darat kemudian berubah (mengalami evolusi), siripnya tumbuh menjadi kaki
yang kuat, ekornya tumbuh semakin panjang, kepalanya semakin besar dan
keras, hewan ini merupakan jenis amfibi. Beberapa jenis hewan amfibi
tumbuh menjadi semakin besar bahkan melebihi seekor buaya, bentuknya
berubah, sisiknya menjadi besar. Telurnya berkulit keras seperti telur
ayam (inilah yang kita kenal dengan nama Dinosaurus, Brontosaurus, dan
Atlantosaurus). Umumnya Dinosaurus pemakan tumbuhan, kecuali
Tyranosaurus. Rahangnya amat besar, giginya banyak dan panjang.
Brontosaurus besarnya sepuluh kali gajah, hidupnya di air karena air membantu meringankan berat badannya.
Ada juga reptil yang bisa terbang,
mempunyai sayap yang lebar dan mampu terbang berjam-jam di udara mencari
makanan. Paruhnya panjang digunakan untuk menyambar ikan yang tampak di
permukaan air, salah satu jenisnya adalah Pteranodon.






0 komentar:
Posting Komentar